Artikel Blog

Protocol Routing

Pengertian Routing

Routing   protocol   adalah   suatu   aturan   yang   mempertukarkan informasi  routing  yang  akan  membentuk  sebuah  tabel  routing  sehingga pengalamatan  pada  paket  data  yang  akan  dikirim  menjadi  lebih  jelas  dan routing  protocol  mencari  rute  tersingkat  untuk  mengirimkan  paket  data menuju alamat yang dituju.

Routing Protocol dibagi 2 yaitu :

  1. Interior Routing Protocol
    Interior  Routing  Protocol  biasanya  digunakan  pada  jaringan yang  bernama  Autonomous  System,  yaitu  sebuah  jaringan  yang berada  hanya  dalam  satu  kendali  teknik  yang  terdiri  dari  beberapa subnetwork  dan  gateway  yang  saling  berhubungan  satu  sama  lain. Interior routing diimplementasikan melalui: RIP, OSPF, EIGRP.

    RIP
    routing vektor jarak-protokol, yang mempekerjakan hop sebagai metrik routing. Palka down time adalah 180 detik. RIP mencegah routing loop dengan menerapkan batasan pada jumlah hop diperbolehkan dalam path dari sumber ke tempat tujuan. Jumlah maksimum hop diperbolehkan untuk RIP adalah 15. Batas hop ini, bagaimanapun, juga membatasi ukuran jaringan yang dapat mendukung RIP. Sebuah hop 16 adalah dianggap jarak yang tak terbatas dan digunakan untuk mencela tidak dapat diakses, bisa dioperasi, atau rute yang tidak diinginkan dalam proses seleksi.

    OSPF
    protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis. Pada OSPF dikenal sebuah istilah Autonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator. Dan memang kebanyakan fitur ini diguakan untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar. Oleh karena itu untuk mempermudah penambahan informasi routing dan meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka OSPF bisa menjadi sebuah solusi.

    EIGRP
    (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada CISCO. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router yang lain.
     
  2. Exterior Routing Protocol
    Pada   dasarnya Internet terdiri   dari   beberapa   Autonomous System   yang   saling   berhubungan   satu   sama   lain   dan   untuk menghubungkan Autonomous System dengan Autonomous System yang  lainnya  maka  Autonomous  System  menggunakan  exterior routing protocol sebagai pertukaran informasi routingnya.Exterior  Gateway  Protocol  (EGP)  merupakan  protokol  yang mengumumkan  kepada  Autonomous  System  yang  lain  tentang jaringan  yang  berada  dibawahnya  maka  jika  sebuah  Autonomous System  ingin  berhubungan  dengan  jaringan  yang  ada  dibawahnya maka  mereka  harus  melaluinya  sebagai  router  utama.  akan  tetapi kelemahan  protokol  ini  tidak  bisa  memberikan  rute  terbaik  untuk pengiriman paket data.Border  Gateway  Protocol  (BGP)  Protocol  ini  sudah  dapat memilih  rute  terbaik  yang  digunakan  pada  ISP  besar  yang  akan dipilih.