Artikel Blog

Interaksi Manusia dan Komputer - Materi 1

Komputer sebagai alat bantu, merupakan salah satu elemen dalam Interaksi Manusia dan Komputer (IMK). Saat ini komputer telah dilibatkan pada semua bidang, tujuannya adalah untuk membantu keterbatasan Manusia dalam melakukan aktivitas dengan harapan lebih efektif dan efisien. Ketika kita menggunakan komputer berarti kita sedang melakukan dialog dan berinteraksi dengan komputer melalui perintah-perintah yang dipahami oleh kedua belah pihak. Supaya interaksi bisa tercapai, maka komputer dirancang sedemikian rupa dengan kaidah mudah digunakan dan tidak memerlukan adaptasi yang lama ketika menggunakannnya.

IMK merupakan suatu disiplin ilmu yang mengkaji komunikasi atau interaksi di antara pengguna dengan komputer (Arminda Guerra, 2016; Bedny & Karwowski, 2010; Card, 2018; Dix & Beale, 1997; Grudin, 2005; Norman, 2017; Paper, 2013; Paper et al., 2017; Paravati & Gatteschi, 2015; Santoso, 2009; Shneiderman et al., 2016; Sudarmawan & Ariyus, 2007; Xinxing, 2012; Zaphiris, 2009; Zaphiris & Kurniawan, 2007). Seperti yang disampaikan di atas, bahwa komputer sudah dilibatkan pada berbagai bidang, sehingga kajian interaksi tidak hanya hubungan antara manusia dengan komputer pada umumnya akan tetapi bisa dicontohkan pada komputer yang melekat pada perangkat lainnya.

Dari gambar diatas menunjukkan bahwa pembahasan IMK tidak terlepas dari komponen- komponen yang dipaparkan. Pada tahapan use and context, pengenalan melalui pendekatan sosial terhadap sebuah organisasi dan lingkup pekerjaan sebagai langkah awal dari analisis kebutuhan harus dilakukan untuk mendapatkan landasan dilakukan pembangunan IMK. Hasil dari sebuah analisis kebutuhan akan memberi kemudah bagi seorang developer dalam memetakan area aplikasi IMK dan pada akhirnya pada tahapan use and context ini dilakukan proses pencocokan dan adaptasi antara Manusia dan komputer sebelum ke pemahaman faktor Manusia dan Komputer.

  1. Social organization and work: manusia sebagai makhluk sosial dalam konteks kerja, untuk mendukung kualitas dan kepuasan kerja.

  2. Application Areas: Characteristic dalam area aplikasi, Aplikasi digunakan ( individual atau group), Document oriented interfaces, Comunication oriented interfaces, Design environment, Online tutorial system and help system, Multimedia information kiosks, Continues control system, Embedded system.

  3. Human-Machine Fit and Adaptation: Kesesuaian antara manusia dengan mesin yang dibangun bisa dilihat dari: Waktu adaptasi (saat dibangun atau saat digunakan), Apakah mesin atau manusianya yang berubah atau diubah, Siapa yang membuat perubahan apakah pengguna atau sistemnya.

Karena keterbatasan yang dimiliki oleh Manusia, maka komputer dilibatkan diantaranya untuk membantu Manusia dalam mengolah informasi. Manusia akan berinteraksi atau berdialogdengan komputer melalui sebagian kemampuan yang dimiliki oleh Manusia dan memenuhi faktor kenyamanan. Komputer akan memahami perintah dari Manusia sebagai user dalam berinteraksi melalui input and output devices sebagai perantara perangkat keras. Di sisi perangkat lunak teknik- teknik dialog harus dipahami dan disesuaikan dengan kebutuhan, keinginan, dan kepentingan dari user untuk mencapai tujuannya.

Pada tahapan development process IMK dilakukan beberapa tahapan, yaitu: pendekatan desain, teknik dalam implementasi dan alat yang dibutuhkan, contoh penerapan sistem pada komputer dan beberapa studi kasus sebagai perbandingan, dan terakhir tahapan teknik evaluasi.

Pembahasan-pembahasan terkait dengan yang disampaikan di atas akan dibahas secara rinci di sub-sub pokok bahasan berikutnya.