Aplikasi Basis Data

Hubungan Antara DBMS dan Aplikasi Basis Data

Aplikasi basis data disusun untuk menjembatani perbedaan pandangan antara end-user dan native user, yang dibuat khusus untuk dapat digunakan oleh para pemakai akhir (end-user)

Aplikasi ini berisi sejumlah operasi (menu) yang sesuai dengan aktifitas nyata yang dilakukan oleh end-user. Selanjutnya operasi ini akan diterjemahkan oleh aplikasi tersebut menjadi sejumlah operasi basis data yang dapat dikenali oleh DBMS

Pemilihan Arsitektur Sistem

Jenis-jenis arsitektur sistem : –Sistem tunggal (Standalone). DBMS, basis data, dan aplikasi basis data ditempatkan pada komputer yang sama. Hanna bisa dipakai oleh satu pemakai pada saat yang bersamaan –Sistem Terpusat (Centralized system). Terdiri dari sebuah server dan sejumlah terminal. Yang terpusat adalah basis data, DBMS, dan aplikasi basis data atau basis data saja

Ada dua macam :
Aplikasi dan basis data terpusat; diakses oleh dumb terminal
Basis data terpusat; aplikasi ada pada terminal

Sistem Client-server

Ditujukan untuk mengatasi kelemahan yang terdapat pada sistem terpusat.

Terdiri dari 2 komponen utama yaitu client dan server. Client berisi aplikasi basis data; server berisi DBMS dan basis data.

Ada dua macam :

– Arsitektur 2 lapis (2-tier)

– Arsitektur 3 lapis (3-tier)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *